Wisata Mata Air Way Tebing Cepa, Mulai Pasang Tarif

76

LAMPUNG SELATAN – wartaekspres.com – Mata air tempat pemandian masyarakat antara desa yang diberi nama (WTC) Way Tebing Cepa atau yang biasa disebut juga Way Munjul, tepatnya di perbatasan antara Desa Kelau dan Taman Baru yang saat ini jadi tempat wisata dan dikelola oleh Desa Taman Baru.

Lokasi tersebut memiliki keindahan dan kebersihan dan mampu menarik perhatian para pengunjung. Tetapi sayangnya mata air yang sejak lama dikenal masyrakat antara desa tersebut kini dipasang tarif masuk per kepala.

Menurut keterangan, bahwa setiap pengunjung yang datang ke lokasi, dewasa maupun anak-anak diharuskan membayar biaya masuk sebesar dua ribu rupiah.

“Iya bang, saya dimintain uang dua ribu rupiah, kalau mau mandi harus bayar, kalau tidak bayar pengunjung tidka dibolehkan masuk/mandi di tempat yang biasa disebut Way Munjul, saya gak tau namanya pokoknya yang jaga di situ dua orang, padahal saya hanya jalan kaki dan lewat kebun-kebun menuju tempat mandi yang biasa kami sebut Way Munjul itu,” ujar pengunjung.

Setelah tim wartaekspres.com mendapatkan informasi tersbut, kemudian mencoba menemui pengelola atau Kepala Desa Taman Baru yang kebetulan ada di lokasi Way Tebing Cepa, dan menanyakan terkait informasi, dan kepala desa setempat tidak membenarkan dengan adanya informasi yang sipatnya memaksa.

“Jika ada orang yang ngomong seperti itu, siapa orangnya dan namananya siapa biar kita bicarakan. Kami di sini sipatnya tidak memaksa bagi pengunjung yang ingin ngasih kami ambil dan jika tidak ngasih juga tidak apa-apa,” ujarnya.

“Kami menghibau kepada pengunjung yang membawa kendaraan harap diparkiran yang kami sediakan supaya lebih aman dan bisa kami jagain. Kami hanya ingin membuat tempat ini menjadi tempat hiburan semata, supaya pemuda kami lebih mendapatkan kegiatan positif, ya wajar lah kalau ada pengunjung mau bayar berapa aja kami terima, kerena kan pemuda yang jaga perlu rokok dan ngopi,” ujar Kepala Desa Taman Baru, Johan. (Ahmad)

banner-we_728x90.jpg