Sebanyak 20 Orang Warga Terima Uang Kerohiman, Ahli Waris Sepakat Mandiri

17

LAMPUNG TENGAH – wartaekspres.com – Sebanyak 20 warga Gunung Sari, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, terima ganti kerohiman tanah pemakaman, Jumat (12/1/18).

Ganti rugi yang diserahkan oleh Denda Indrajaya mewakili pihak Panitia Jalan Tol Trans Sumatera di Gunung Sari, Kelurahan Gunung Sugih.

Di kesempatan itu, saat dikonfirmasi Dendi Indra Jaya (Perwakilan BPN Lampung Tengah) mengatakan, bahwa hari ini (12/1/18) melaksanakan pemberian uang kerohiman atas 20 makam dengan nilai sekitar Rp. 61 juta, yang di dalamnya sudah termasuk biaya relokasi dan tanah pengganti.

Pihak Panitia juga memberikan batas waktu pembongkaran dan pemindahan sampai dengan 23 Januari 2018.

“Hari ini baru pemberian ganti rugi atas makam, untuk rumah dan lahan lainnya dapat dicairkan di PN, dan objek yang belum ada nilainya akan menunggu perubahan nilai ganti rugi dari Tim Apresial,” ungkapnya.

Mewakili warga Gunung Sari, Ibarahim (Ketua Perwakilan Masyarakat) menuturkan, ia selaku yang dituakan membenarkan kalau hari ini warga setempat telah menerima uang kerohiman sebanyak 20 orang ahli waris.

“Ya hari ini seluruh ahli waris makam di Kelurahan Gunung Sugih, Kab Lampung Tengah dilaksanakan pembayaran makam sesuai dengan SK Bupati Lampung Tengah, yaitu Rp. 4, 731 juta untuk makam porslen, Rp. 1, 200 juta untuk makam biasa, dan paling rendah Rp. 923 ribu untuk anak-anak. Uang yang diterima warga utuh tidak ada potongan sama sekali,” tuturnya.

Ibrahim menambahkan, uang yang digunakan ialah pinjaman dari PT HK, jika telah keluar hasil validasi oleh tim apresial dan kenyataan nilai lebih kecil dari pembayaran hari ini, maka diputuskan uang yang diterima tidak akan dikembalikan, tapi jika nilai validasi lebih besar dari nilai ganti rugi hari ini, maka kelebiannya akan dikembalikan kepada masyarakat.

“Seluruh ahli waris sepakat akan melakukan pemindahan secara mandiri tanpa melibatkan pihak pengembang atau HK, walaupun HK menawarkan untuk menolong tetapi warga tidak menerima,” tuntasnya. (Iswan)

banner-we_728x90.jpg