RS Bersimbah Darah Di Pinggir Jalan

144
RS bersimbah darah di pinggir jalan.

ASAHAN – wartaekspres.com – Rudi Selamat (55), warga Kampung Subur, Kecamatan Air Joman, ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir jalan Desa Aek Polan, Kecamatan Desa Buntu Pane, Senin (3/12/2018) pagi. Pria itu diduga dibunuh selingkuhan istrinya berinisial MS.

Seusai pemeriksaan oleh pihak kepolisian, jenazah ayah 6 anak itu kemudian dibawa ke rumah duka, sekira pukul 14.15 Wib. Pihak keluarga meminta agar jenazah tidak perlu diotopsi karena sudah ikhlas atas kematiannya.

NV (25), putra sulung Rudi yang tinggal di Desa Lubuk Palas, Kecamatan Airjoman, Asahan ketika diwawancarai wartaekspres.com di Rumah Sakit Umum Kisaran, mengatakan, kalau pihak keluarganya sudah ikhlas.

“Kami ikhlas atas kepergian orangtua kami itu. Semoga ayah lebih tenang di sana, dan kami meminta kepada Polisi agar menghukum pelaku setimpal dengan perbuatannya,” jelasnya.

Pria itu menambahkan, bahwa dia selama ini memang tidak tinggal bersama orangtuanya. Namun, pernah terakhir kali mereka berkomunikasi, ayahnya itu meminta Noval dan kelima adiknya untuk tidak mengikuti jejak ibunya.

“Terakhir kali teleponan ayah bilang kami harus baik-baik, jangan tiru sifat mamak,” terang NV sembari menangis mengantar jenazah orangtuanya ke mobil ambulance.

Jenazah Rudi rencananya dikebumikan di Desa Bunut Seberang, Kecamatan Pulau Bandring, Kabupaten Asahan.

Diberitakan sebelumnya, Rudi dibunuh setelah mendatangi kediaman selingkuhan istrinya. Di sanalah sempat terjadi keributan. Pelaku yang tersulut emosi langsung keluar rumah dan mengambil senjata tajam lalu menikam Rudi. (Erik)

banner-we_728x90.jpg