Ripen Rehalat Mengutuk Keras Tindakan Radilkalisme

97

JAKARTA – wartaekspres.com – Pernyataan sikap atas teror bom di Surabaya, Minggu 13 Mei 2018, datang dari Ripen Rehalat, Ketua DPD Demi Anak Bangsa (DAG). “Keluarga besar DPD DAG DKI mengecam dan mengutuk keras pelaku teror bom atas nama apapun. Dan menyampaikan duka sedalam-dalamnya terhadap para korban,” demikian disampaikan Ketua DPD DAG, Minggu (13/5/2018).

Menurut Ripen Rehalat, teror merupakan tindakan yang keji, tercela dan tidak manusiawi. Tindakan teror adalah musuh bagi segenap genrasi anak bangsa dan harus segera dihentikan oleh seluruh elemen bangsa, tegasnya

Bom bunuh diri pada Minggu 13 Mei 2017 pagi hari di Surabaya, adalah cerminan dari kelalaian berbagai pihak. Baik, pemerintah maupun masyarakat, sekiranya sebagai sebuah elemen yang tak terpisahkan, haruslah sedini mungkin bahu membahu untuk mencegah terjadinya tindakan teror, terang Ripen.

Lebih lanjut dikatakannya, kejadian ini dapat menjadi refleksi bagi kita semua, agar tetap lebih waspada dan pro-aktif terhadap gerak gerik dan tindak-tanduk dari oknum-oknum yang dianggap mencurigakan. Sehingga dalam kehidupan sehari-hari dapat segera mungkin mendeteksi serangan dan ancaman pelaku teror.

“Negara, dalam hal ini, pemerintah dan aparat keamaman, haruslah menindak tegas para pelaku dan mengevaluasi secara serius kelalaian yang mengakibatkan terjadinya peristiwa teror di Surabaya ini. Negara harus menjamin perlindungan terhadap segenap masyarakat seperti apa yang telah diamanatkan dalam UUD 1945,” tegas Ripen mengakhiri pernyataannya. (Sunita)

banner-we_728x90.jpg