Polres Sekadau Ungkap Curanmor 14 Unit Dari TKP Berbeda Akan Dilakukan Pengembangan

124

SEKADAU – wartaekspres.com – Kepolisian Resor Sekadau, Jumat (30/11/18) menggelar press conference tentang pengungkapan perkara pencurian dengan pemberatan (curanmor) 14 unit oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Sekadau di Aula Mapolres Sekadau.

Dalam press confrence tersebut, Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi, S.IK, didampingi Kasat Reskrim Polres Sekadau Iptu Muhammad Ginting serta Kasubag Humas mengatakan, bahwa pihaknya telah berhasil mengungkap perkara curanmor sebanyak 14 unit dari beberapa TKP yang berbeda, yaitu 7 TKP di wilayah Kabupaten Sekadau 6 TKP di Kabupaten Melawi dan 1 TKP di Kabupaten Sintang.

Kapolres Sekadau juga mengatakan, masing-masing pemilik sepeda motor sudah dihubungi khususnya di Sekadau. Sedangkan untuk Kabupaten Sintang dan Melawi akan dilimpahkan serta tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Untuk saat ini, pelaku yaitu Joni alias Poe alias Eki Mamo (25) sudah diamankan serta dilakukan penahananan. Perlu diketahui juga, bahwa modusnya pelaku pencurian dengan menggunakan kunci T dan jika motor yang tidak dikunci stang pelaku melakukan tindak kejahatannya dengan menggunakan kabel agar kendaraan bisa hidup. Selain itu, pihaknya juga telah mengirimkan laporan SPDP ke Kejaksaan Negeri Sekadau sebanyak 4 perkara.

Anggon Salazar Tarmizi juga mengatakan, bahwa hasil dari intrograsi pelaku dari tahun 2016 baru kali ini tertangkapnya kurang tepat jikalau dibilang residivis.

Di tempat yang sama Kasat Reskrim Polres Sekadau Iptu Muhammad GInting menjelaskan, bahwa dalam kasus pencurian ini si pelaku sudah kebingungan pada saat diintrograsi, karena TKP terlalu banyak dan sudah lupa motor mana saja yang diambil. Sampai saat ini masih ada data di kepolisian, bahwa pelaku mengambil motor di wilayah Kabupaten Sekadau tapi lupa dijualnya di wilayah lain di luar Sekadau.

Ginting mengatakan, bahwa selama ini mulai tahun 2016 diperkirakan sudah 20 unit motor lebih yang sudah diambil pelaku. Modus pelaku dalam melakukan aksinya mencuri di Sekadau kemudian menjual ke daerah lain, begitu juga sebaliknya jika pelaku mencuri di tempat lain dia menjualnya di Sekadau.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang langsung ditindaklanjuti oleh Polres Sekadau. Untuk sepeda motor yang sudah ada akan kita pinjam pakaikan kepada si pelapor atau pemilik dengan catatan tidak merubah, menjual, merusak barang bukti, karena akan kita hadirkan dalam persidangan nanti. Dan apabila sudah tahap 2 pelaku akan kita serahkan ke Kejaksaan untuk diproses lebih lanjut. (Rls/Israil Marpaung)

banner-we_728x90.jpg