Polres Sekadau Melalui Sat Bimas Gelar FGB Cegah Paham Radikalisme

27

SEKADAU – wartaekspres.com – Kepolisian Resor Sekadau melalui Satuan Bimas Polres Sekadau, Kamis (6/12/18), pukul 08.30 Wib, menggelar acara kegiatan Focus Group Discusion (FGD) dalam upaya mencegah Paham Radikalisme di kalangan pelajar SMA sederajat, sekaligus sosialisasi serta melaksanakan Deklarasi Pemilu Damai 2019.

Acara yang dilaksanakan di Gedung Kateketik Sekadau, Jalan Panglima Naga, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau Kalbar tersebut, dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Sekadau Iptu Masdar, Kepala Pastor Paroki Sekadau Pastor Kristianus, CP, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau Losianus Aswin, Kasubbag TU Kantor Kemenag Kabupaten Sekadau Suprapto, S.Pdi, MUI Kabupaten Sekadau Mudhlar, tokoh masyarakat Sekadau Paulus Lion, para Dewan Guru serta peserta kegiatan yang berasal dari SMA/SMK/MA di Kabupaten Sekadau dengan jumlah sekitar 100 orang.

Kapolres Sekadau dalam sambutannya yang diwakili Kasat Binmas Polres Sekadau Iptu Masdar mengatakan, bahwa Forum ini dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi dan tatap muka dalam rangka membahas isu-isu terkini, yaitu pencegahan paham radikalisme serta sosialisasi Pemilu 2019 yang aman, damai, sejuk dan kondusif.

Selain memberikan kata sambutan, Iptu Masdar juga langsung membuka acara tersebut mewakili Kapolres Sekadau yang sedang berhalangan hadir dikarenakan ada kegiatan yang tidak bisa diwakilkan kepada pihak lain.

Untuk narasumber yang menjadi pembicara terdiri dari berbagai unsur, yaitu Kementerian Agama, tokoh masyarakat, dan Dinas Pendidikan yang diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi para pelajar untuk menangkal radikalisme serta bersikap proaktif dalam Pemilu 2019.

Selain itu, juga diketahui bersama Indonesia akan menghadapi gawe besar yaitu Pileg dan Pilpres dalam Pemilu 2019 dengan banyak para pelajar yang menjadi pemilih pemula, agar dapat berpartisipasi dalam menciptakan kesuksesan terhadap Pemilu tersebut.

“Harapan kita bersama, agar para tokoh masyarakat, tokoh agama dan unsur lainnya dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penggalakan sikap saling mendukung dalam pelaksanaan Pemilu 2019 yang aman, damai, sejuk dan kondusif,” tutup Masdar.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau Lusianus Aswin dalam sambutannya mengatakan, bahwa untuk menjadi seorang yang kebal dari paham radikalisme, terdapat beberapa hal yang perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu menjaga diri sendiri dari pengaruh sosial media, televisi, dan kejadian yang insidentil.

Lusianus juga mengatakan, bahwa di usia remaja ini para pelajar harus pandai mencari dan menjadikan seseorang sebagai panutan yang dapat dijadikan contoh dari segi sikap dan keteladanannya.

“Untuk para pelajar dapat menyampaikan kepada rekannya, agar menjadi corong dalam menjaga bangsa dan negara, kita harus bangga menjadi Indonesia dan mewujudkan Indonesia yang damai,” tutupnya.

Kegiatan diakhiri dengan Deklarasi Damai Pemilu 2019 yang dilakukan oleh pemilih pemula, para narasumber, dan dewan guru. Dan tanya jawab dari para peserta FGD, acara berlangsung aman, tertib dan terkendali. (Israil Marpaung)

banner-we_728x90.jpg