Polda Kalbar Kerjasama Dengan BNN Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jaringan ‎Internasional

11

PONTIANAK – wartaekspres.com – Kembali, Polda Kalbar bekerjasama dengan BNN Provinsi Kalbar mengungkap kasus narkoba jaringan internasional dengan barang bukti 916 gram shabu, pada hari Kamis (30/8/2018).

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Didi Haryono, SH, MH, didampingi Kepala BNN Prov. Kalbar Brigjen Pol Suyatmo dan Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Dra. Sri Handayani dalam Press Conference menyampaikan, bahwa tim gabungan berhasil mengamankan 4 orang pelaku dan menemukan barang bukti narkotika jenis shabu‎ yang terdiri 5 bungkus plastik dengan total hampir 1 kg.

Terkait pengungkapan narkotika jaringan internasional ini, dari 4 orang yang diamankan masih ada satu orang dalam pengejaran yakni Warga Negara Asing asal Nigeria. Selain itu, juga diamankan barang bukti uang tunai senilai ratusan juta rupiah, uang tunai mata uang Ringgit Malaysia dan Dolar Singapura. “Uang tunai Rp. 165.972.000, Dolar Singapura 3.000, RM 7.100, serta tiga unit kendaraan roda empat dan dua unit Motor,” ujarnya.

“Salah seorang tersangka, Rian Pandu Saputra salah seorang warga binaan Rutan Kelas IIA Pontianak dengan kasus yang sama, mendapat vonis seumur hidup, dengan barang bukti sebelumnya 17 kilogram shabu-shabu,” ungkap Kapolda Kalbar.

Keempat tersangka yang diamankan tersebut, yakni Rian Pandu Saputra warga binaan Rutan Kelas IIA Pontianak, kemudian RBS perannya sebagai kurir yang pada saat penangkapan ditemukan di tangannya sebanyak 916,47 gram shabu-shabu, ZA bandar narkoba yang pernah dihukum selama 10 tahun dengan kasus narkoba, dan bebas bersyarat 2017, serta Hen istri tersangka ZA, berperan sebagai pengendali keuangan hasil jual narkoba.

Adapun kronologis terungkapnya narkotika jaringan internasional tersebut, diawali pada Kamis (30/8) tim Diresnarkoba Polda Kalbar dan BNNP Kalbar mengamankan tersangka RBS dan temannya RS setelah keluar dari Rutan Kelas IIA Pontianak.

“Hasil penggeledahan tim tersebut menemukan shabu-shabu seberat 916,47 gram yang dibagi dalam lima bungkus transparan yang simpan dalam mobil Hilux yang ditumpanginya, kemudian kasus ini dikembangkan penyelidikannya sehigga diamankan 4 orang tersangka dan satu orang DPO Warga Negara Asing,“ tutupnya. (Rls/danil)

banner-we_728x90.jpg