Pasar Tumpah Kota Depok Meriahkan Malam Takbiran

27

DEPOK wartaekspres.comSudah menjadi tradisi masyarakat Kota Depok setiap Malam Takbiran menggelar Pasar Tumpah, walaupun hal ini oleh Pemerintah Kota Depok masih melarang adanya Pasar Tumpah pada Malam Takbiran menyambut Idul Fitri tahun 2018 ini. Namun tidak seperti tahun lalu, Walikota mengeluarkan surat edaran larangan Pasar Tumpah pada Malam Takbiran.

Karena melihat keinginan masyarakat Kota Depok terutama pedagang yang memang sudah menjadi kebiasan setiap tahun, dan setelah adanya jaminan keamanan dari Ketua RT/RW, serta dibantu oleh organisasi kemasyarakatan yang ada di Kota Depok, Pemerintah Kota Depok mengijinkan Pasar Tumpah diadakan.

“Kami tetap melarang, namun kita lihat kebutuhan dan keinginan masyarakat, kalau memang masyarakat tetap menyelenggarakan harus ada ijin keramain dari Polres Depok. Sebab Pasar Tumpah yang biasa digelar warga di Jalan Baru berpotensi membuat kemacetan dan rawan tindak kriminalitas,” kata Walikota Depok, H. Muhammad Idris saat ditemui wartawan beberapa hari lalu.

Sementara itu, Ketua Panitia Pasar Tumpah, Ismail mengatakan, bahwa penyelenggaraan Pasar Tumpah sudah menjadi kebiasaan secara turun temurun dan melekat di benak masyarakat, akan menjadi sesuatu yang aneh jika dihilangkan.

“Pasar rakyat tidak bersifat permanen, hanya dilakukan saat bulan Ramadhan saja. Pasar Tumpah ini dilakukan guna menyalurkan aspirasi masyarakat, karena memang pasar ini telah rutin setiap tahun,” ujar Ismail saat ditemui di Kantor RW 19, Rabu (13-6-18).

Lebih dari itu Ismail yang juga menjabat Ketua RT. 1/RW 19 ini mengungkapkan, demikian pula dengan event tahunan yang rutin digelar yaitu Pasar Rakyat atau biasa disebut Pasar Tumpah, selalu dilakukan mulai sore pada Malam Takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Dalam pelaksanaannya, Pasar Tumpah yang rutin digelar setiap tahunnya tersebut melibatkan berbagai elemen, RT, RW, Kepolisian, Koramil dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok. Selain itu, Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Kota Depok juga akan menurunkan armada truk kebersihan dan gerobak motor, sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar. Tentunya juga agar tidak menimbulkan kericuhan,” tutur Ismail.

Hasil dari penjualan lapak tersebut, kata Ismail, disalurkan kepada fakir miskin di lingkungan RW. 19 RW. 13 dan RW 20, serta membantu pembangunan sarana pembangunan lingkungan.

“Dana hasil penjualan ini kami salurkan masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan, misalnya santunan anak yatim piatu, pembangunan jalan dan pembangunan beberapa masjid. Jadi Pasar Tumpah ini sangat bermanfaat bagi warga sekitar Kampung Lio ini,” tutur ismail.

Ismail berharap, seluruh elemen yang bersinergi dapat membantu dengan maksimal, agar Pasar Tumpah dapat berjalan dengan kondusif.

“Semoga Pasar Tumpah tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan. Tentunya masyarakat juga harus bersama-sama menjaga keamanan pada saat acara berlangsung,” pungkasnya. (Vincent)

banner-we_728x90.jpg