Majelis Ta’lim Al-Hidayah Bojong Nangka, Gelar Maulid Nabi

26

BOGOR – wartaekspres.com – Bertempat di halaman Kantor Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor,  Majelis Taklim Al-Hidayah bersama perangkat desa, dibantu masyarakat Bojong Nangka menggelar kegiatan Maulid Nabi Muhammad dengan mengusung tema “Pererat Ukhuwah, Teladani Rosulullah Untuk Hidup Penuh Berkah”, yang dihadiri kurang lebih 300 orang jamaah.

Majelis Ta’lim Al-Hidayah adalah majelis ta’lim yang menaungi sejumlah majelis-majelis ta’lim di setiap lingkungan warga dusun dan diketuai oleh Hj. Badriah.

Dalam wawancaranya dengan wartaeakspres.com,  Hj. Umiyati, S.Pd selaku Penasehat Majelis Ta’lim Al-Hidayah,  mewakili Ketua Majelis Ta’lim yang berhalangan hadir karena sedang dalam kondisi kurang sehat,  mengatakan, bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sebagai ajang silaturahmi majelis ta’lim yang berada di lingkungan dusun,  khususnya personelnya.

Sesuai dengan temanya, selain kami ingin agar warga masyarakat bisa lebih mempererat ukhuwah dan silaturahmi antara satu sama lain, kami juga ingin agar semua umat Islam, meskipun agama Islam berbeda-beda, tetapi kita adalah satu sebagai umat Rosulullah SAW. Dimana sesama muslim adalah saudara. Oleh karena itu, sebagaimana saudara,  kita harus bisa saling asah,  saling asih dan saling asuh dengan saudara yang lainnya,” ujar Umiyati.

“Harapan kami ke depannya, semoga para hadirin terutama ibu-ibunya,  mampu menjadi ibu rumah tangga yang baik, orang tua yang bijaksana, terutama menanamkan rohani keagamaan dengan baik, sehingga menjadi panutan terhadap anak-anaknya, dan  melayani suaminya dengan penuh keikhlasan,” lanjutnya.

“Sedangkan untuk majelis ta’limnya, bukan hanya dari sisi keagamaan saja, tetapi juga aktif untuk turut serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang telah disusun oleh pemerintah desa, sehingga masyarakat Desa Bojong Nangka,  bisa lebih baik lagi,” tutup Umiyati.

Sementara Kepala Desa Bojong Nangka H. Hambali mengatakan, bahwa selain mempererat hubungan silaturahmi, kegiatan ini juga untuk memupuk rasa tanggungjawab setiap warga kepada desanya, terbukti dengan bergotong royong,  segala sesuatu yang dianggap berat menjadi ringan.

“Warga juga akan merasa memiliki desanya, karena saya selaku kepala desa dan kami sebagai perangkat desa, hanyalah sebagai pelayan bagi masyrakat, sehingga menghilangkan sekat antara perangkat desa, dan warganya,” imbuh Hambali.

“Berada di lingkungan masyarakat yang majemuk, kami berusaha menjaga toleransi antara satu sama lainnya, dimana kami juga mehargai keberagaman, kebebasan dalam memeluk dan menganut agama lain sesuai dengan keyakinannya masing-masing,” lanjut Hambali.

“Saya juga berharap, agar seusai acara ini, masyarakat dapat mengambil hikmah dari tausiyah yang dibawakan oleh Ustadz Zaenudin MR, sehingga jadi bahan introspeksi dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” tutup Hambali. (Johny L/Ardhie G)

banner-we_728x90.jpg