Kasus Lelang Fiktif, Polda Metro Jaya Akan Minta Saksi Ahli Dari Kementerian Keuangan dan Badan Lelang

205

BOGOR – wartaekspres.com – Terkait kasus lelang  BCA Pondok Indah dengan debitur Amzar Arlis, warga Perumahan Bumi Mutiara II, Blok Ji 3, No.11, Desa Bojong Kulur, Gunungsindur, Bogor, nampaknya kasus tersebut kian menguak dan dapat dipastikan tak akan terbendung.

Pasalnya, Amzar yang merasa dirugikan pihak BCA terkait lelang (piktif) Sertifikat dan bangunan miliknya, serta Laporan Polisi No:LP/2734/VI/2016 /PMJ/Dit. Res Krimum tanggal 03 Juli 2016. Menyoal kasus tersebut, Polda Metro Jaya panggil pihak BCA Pondok Indah dan BAP ulang Amzar Arlis dengan Surat Panggilan No:SPGL/4248/IV/2018/Ditreskrimum, untuk menghadap penyidik Polda Metro Jaya, Kompol Guruh Chandra Resmana, SH, S.IK, M.IK, dan Brigadir Sigit Firmansyah, SH, guna dimintai keterangannya dalam kaitan perkara dugaan penggelapan seperti yang tertuang dalam Pasal 372 KUHP, yang terjadi pada tanggal 28 Desember 2011 di BCA Pondok Indah, terlapor sementara ini dalam lidik.

Terkait kasus tersebut, Amzar Arlis kepada wartaekspres.com mengatakan, bahwa dirinya optimis kasus ini tidak akan terhenti walaupun laporannya pernah mangkrak 2 tahun, ujarnya.

“Ini terbukti, pihak Polda akan minta tim saksi ahli dari Kementerian Keuangan dan dari Badan Lelang untuk melihat lebih jauh tentang kebenaran kasus tersebut,” terang Amzar.

Amzar juga mengatakan, dirinya belakangan pernah ke BPN Cibinong untuk memblokir ulang sertifikat atas namanya. Namun oleh Deden dan Veni yang keduanya pegawai BPN mengatakan, tidak perlu memblokir ulang karena blokir yang lalu masih berlaku. (Vincent)

banner-we_728x90.jpg