Kabur Ke Landak Tersangka Pembunuh Supinah Akhirnya Ditangkap Polres Sekadau

72

SEKADAU – wartaekspres.com – Kita ketahui bersama, bahwa masih hangat di beberapa media massa menjadi topik utama pembicaraan di wilayah Kabupaten Sekadau, tentang ditemukannya sesosok perempuan yang sudah tidak bernyawa, di Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau pada hari Senin (1/10/18) lalu, yang memunculkan berbagai opini masyarakat.

Menanggapi tentang adanya temuan sesosok mayat perempuan di wilayah hukum Polres Sekadau, orang nomor satu di jajaran Polres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi, S.IK, Kamis (4/10/18) mengatakan, bahwa aparat telah berhasil mengungkap serta menetapkan calon tersangka dari pembunuhan terhadap allmarhumah Supinah (48) di Desa Peniti yang dilakukan oleh seorang pria berinisial SH (29), warga Desa Semanggis Jaya, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau.

Tersangka berhasil ditangkap pada hari Rabu (3/10) malam pukul 23.15 WIB di persembunyiannya di Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, tak jauh dari Mapolsek Mandor.

Untuk penetapan calon tersangka, Kapolres Sekadau menjelaskan, bahwa bukan hanya berdasar dari keterangan pelaku, namun rencananya akan dilakukan gelar perkara dan mengirimkan SPDP.

Langkah yang dilakukan dengan mengambil keterangan para saksi, terkait barang bukti kalung yang ditemukan dari tangan tersangka akan ditunjukkan kepada keluarga korban dan akan disesuaikan dengan barang bukti lain yang ditemukan di TKP.

Adapun barang bukti bukti tersebut adalah potongan rambut yang ditemukan di kalung dan gagang pacul, akan disesuaikan dengan DNA rambut korban. Serta darah yang ditemukan di baju pelaku pada saat melakukan kejahatan dengan darah yang ada di bantal korban. Semua akan disesuaikan dengan hasil otopsi maupun tes DNA terhadap korban.

“Pembuktian selanjutnya sesegera mungkin akan kita lakukan rekonstruksi atau reka ulang kasus,” sambung Kapolres yang juga memberi penjelasan kepada awak media di ruang Sat Reskrim Polres Sekadau, Kamis (4/10/2018).

Diungkapkan, bahwa motif sementara berdasar keterangan pelaku yaitu emosi yang timbul sesaat, karena sebelumnya pada hari yang sama si pelaku datang ke rumah korban dan dimaki-maki oleh korban dengan kata-kata kotor.

Saat pelaku akan pulang menyalakan motor muncul niat buruk pelaku, sehingga dia kembali ke rumah korban lewat pintu belakang dan tanpa bicara langsung menyerang korban. Setelah melakukan penganiayaan, pelaku sempat mengambil beberapa barang milik korban antara lain dompet dan kalung.

“Sementara pelaku masih dikenakan Pasal 338, namun masih akan dikembangkan apabila di penyidikan nanti ada pengembangan mungkin bisa dikenakan pasal pembunuhan berencana,” terangnya.

Mengantisipasi kejadian serupa, Kapolres mengimbau masyarakat, jika ada informasi yang mengarah kriminal, tidak hanya pembunuhan, namun juga pencurian, penganiayaan dan lain sebagainya agar segera dilaporkan ke Polres Sekadau untuk segera dapat ditindaklanjuti. (Boy/Kontr)

banner-we_728x90.jpg