James Talakua : Kita Bisa Belajar Dari Konflik Maluku Yang Berakhir Damai

106

JAKARTA – wartaekspres.com – Ditemui di sela-sela acara Solidaritas dan Doa Bersama Tragedi Teroris Surabaya dan Mako Brimob, sekaligus peringatan Hari Pattimura, Selasa (15 Mei 2018) di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

James Talakua, Ketum Maluku For Jokowi (MFJ) memaparkan, bahwa Indonesia sekarang harus belajar dari Maluku. Belajar dari resolusi konflik dan damai Maluku dan Maluku Utara sebagai wujud implementasi bela negara.

Lebih lanjut James menambahkan, bahwa apa yang sedang Indonesia alami saat ini, teror dan pemboman, Maluku dan Maluku Utara sudah jauh lebih dulu mengalaminya konflik yang berkepanjangan. Bagaimana nenek moyang mengajarkan “pela gandong, ale rasa beta rasa,” rasa persaudaraan sesama keluarga tidak ada perbedaan hancur seketika.

“Bertepatan dengan hari ini diperingati pula Hari Lahir Patimura. Di sini kami tampil berkata untuk mereka, bahwa kami sudah melewati itu semua tetapi kami bisa melewati, cukuplah kami yang mengalami jangan Indonesia,” jelas James.

Lanjut James, bagaimana agar tindakan cepat diselesaikan, di sini kami mendukung langkah Presiden keluarkan Perpu Teroris tersebut untuk disahkan. Di sini kita tidak lagi bicara Young Ambon atau young-young yang lainnya, tapi kita bicara tentang Indonesia Bersatu, ke depannya.

“Mendukung TNI dan Polri bersatu bersama Pemerintah untuk memberantas terorisme dari muka bumi Indonesia sampai ke akar-akarnya,” tegas James.

Dijelaskan James Talakua, bahwa MFJ berdiri salah satunya untuk mendukung Presiden Jokowi, yang saat ini sedang fokus membangun Indonesia dari pinggiran Indonesia Timur. “Jokowi datang untuk melayani rakyat, bukan untuk dilayani,” tutupnya. (Sunita)

banner-we_728x90.jpg