Hadirat Gea Dorong Forkada Di Nias Evaluasi Ketua BPP-PKN

135

GUNUNGSITOLI – wartaekspres.com – Politisi PDIP Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Hadirat ST Gea, menyebut, bahwa organisasi Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPP-PKN) dijadikan alat dan sarana politik jelang Pileg 2019.

Demikian tulis Hadirat yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli pada akun Facebook miliknya, Rabu (27/07) lalu.

Dalam postingan tersebut, Hadirat menilai, bahwa oknum yang menjadikan BPP-PKN sebagai alat dan saran politik pribadi adalah Ketua Umum BPP-PKN, Mayjen TNI (Purn) Chiristian Zebua.

Postingan Hadirat itupun, mendapat 429 komentar dari netizen yang didominasi oleh masyarakat Pulau Nias. Ada pro, dan ada pula yang kontra.

Selain menduga BPP-PKN dijadikan alat dan sarana politik, Hadirat meminta agar lima Kepala Daerah Kabupaten/Kota di Pulau Nias yang tergabung dalam Forkada, segera mengevaluasi jabatan Ketua Umum, Mayjen TNI (Purn) Christian Zebua.

Adapun bunyi atau isi dari postingan Hadirat tersebut ialah, Para Bapak-bapak Forum Kepala Daerah di Kepulauan Nias, diminta segera mengevaluasi jabatan Ketua Umum BPP Provinsi Kepulauan Nias, karena menurut pengamatan kami organisasi tersebut dijadikan alat atau sarana politik yang bersangkutan.

Hampir seluruh media sosial yang dikelola oleh BPPPKN ternyata fungsinya hanya untuk memperkenalkan Ketua Umum, yang notabene mulai belajar menjadi politisi (Caleg pada salah satu partai politik). Informasi atau isu yang disampaikan di media sosial tentang progres pemekaran Provinsi Kepulauan Nias, tidak lebih dari radio rusak yang terus diulang-ulang, lanjutnya.

“Hendaknya, Forum Kepala Daerah Kepulauan Nias juga berlaku bijaksana terhadap Ketua Umum BPPPKN agar fokus menghadapi Pemilu 2019,” tegas Hadirat.

Sementara itu, saat wartaekspres.com berupaya menghubungi Ketua Umum BPP-PKN, Mayjen TNI (Purn) Christian Zebua, melalui telephone selularnya guna konformasi, nomor bersangkutan dalam kondisi tidak aktif. (Van)

banner-we_728x90.jpg