Dituding, Walkot Gunungsitoli Sebut Tidak Ada Kepentingan

599

GUNUNGSITOLI – wartaekspres.com – Saya tegaskan, bahwa tidak ada kepentingan apapun terkait usulan pelengseran KA-UPTD Binamarga. Dimana usulan itu merupakan sikap tegas Pemko Gunungsitoli, karena menilai kinerja F. Zalukhu tidak efektif, ditambah dengan jarangnya berkantor.

Demikian dikatakan Walikota Gunungsitoli, Ir. Lakhomizaro Zebua, saat ditemui wartaekspres.com di kantornya, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kecamatan Gunungsitoli, Senin (12/02) pagi.

Menurut Walikota, tudingan yang mengatakan bahwa dirinya memiliki kepentingan pribadi terkait usulan pelengseran F. Zalukhu, tidak benar.

“Bagaimana F. Zalukhu dapat bekerja efektif, bila jarang masuk kantor. Harusnya bersangkutan aktif berkantor, sehingga rencana pembangunan di Pulau Nias dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Pemko, lanjut Walikota, tetap mengusulkan supaya Gubernur Sumatera Utara, Tengku Ery Nuradi, mencopot F. Zalukhu, dan memberi pengganti yang serius membangun Pulau Nias, khusunya Kota Gunungsitoli.

“Secara resmi surat pengusulan sudah saya layangkan, bahkan dalam beberapa kali kesempatan, saya sudah bicara langsung sama Pak Gubernur supaya mengganti KA. UPTD Binamarga tersebut, pungkas Walikota,” terang walikota.

Sementara itu, Ketua DPC LSM Penjara Kota Gunungsitoli, Markus Kaide Hulu, mendukung penuh langkah Walikota untuk pengusulan pencopotan F. Zalukhu sebagai KA. UPTD Binamarga.

“Saya apresiasi sikap tegas Pemko Gunungsitoli. Karena apa yang dikatakan Walikota benar adanya, bahwa F. Zalukhu jarang berkantor,” ujarnya.

Terbukti dari beberapa kali LSM Penjara yang datang menemui F. Zalukhu untuk konformasi terkait temuan di lapangan, namun tidak berhasil karena berada di luar daerah, ucap Markus. (Van)

banner-we_728x90.jpg