Bupati Pali: Wartawan Supaya Membuat Berita Yang Berimbang dan Sesuai Fakta

14

PALI – wartaekspres.com – Ir. H. Heri Amalindo, MM, Bupati Pali, Sumatera Selatan (Sumsel) berharap kepada wartawan supaya membuat suatu berita yang berimbang dan sesuai fakta yang ada. Karena menurutnya, di era komunikasi dan informasi seperti saat ini, media memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan suatu daerah.

“Diharapkan kepada rekan-rekan wartawan dalam menginformasikan dan mensosialisasikan program-program pemerintah sesuai dengan fakta yang ada di lapangan, apalagi di zaman digital sekarang ini, semuanya sudah canggih, cukup hitungan detik apa yang kalian tulis sudah terbaca oleh semua orang, kalau berita itu tidak benar sangat berpengaruh besar terhadap daerah kita,” ujar Heri Amalindo.

Hal ini disampaikan Bupati Pali, Heri Amalindo, di hadapan puluhan pewarta yang bertugas di Bumi Serepat Serasan pada saat acara kegiatan berbuka puasa bersama awak media di akhir menjalankan ibadah puasa menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, di rumah dinas Bupati, di bilangan Komplek Pertamina Pendopo, Kamis (13/6) sore.

Selain itu, orang nomor satu di Kabupaten Pali ini, meminta supaya media mengawasi dan menginformasikan kebijakan-kebijakan pemerintah, karena dinilai selama ini, masih banyak program-program pemerintah tidak tersampaikan kepada publik dengan baik, apalagi capaian Pemerintah Daerah yang tidak terlihat masyarakat secara langsung.

“Oleh karena itu, perlu diperjelas lagi mengenai peranan media massa dalam dalam proses perencanaan pembangunan, sehingga rencana pembangunan pemerintah daerah dapat tersampaikan melalui pemberitaan, mengenai kebijakan dan program-program Pemerintah Daerah oleh media massa dan diterima oleh publik secara luas, jelas, dan benar,” harapnya.

Dikatakannya, bahwa dengan tersosialisasikannya perencanaan pembangunan daerah, ke depan diharapkan akan dihasilkan perencanaan pembangunan daerah yang semakin baik. Selain itu, juga mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumsel ini mengungkapkan, bahwa dirinya tidak anti kritik, namun meskipun demikian ia berharap sesuatu bahan yang bakal dijadikan sebuah berita dikroscek terlebih dahulu kebenarannya.

“Silahkan rekan-rekan memberitakan apa yang ditemukan di lapangan sesuai fakta. Misalnya kepala dinas pulang belum habis jam kerja, hal ini perlu dikritik karena mereka sudah digaji oleh negara, dan tolong diawasi setiap pekerjaan infrastruktur, siapa tahu ada pemborong nakal, kami sangat mengharapkan sekali peran media untuk memajukan Kabupaten Pali ini,” pungkasnya. (Bs/Kontr)

banner-we_728x90.jpg