Belum Setahun Beroperasi, Restaurant Raja Koki Didemo

1115

GUNUNGSITOLI – wartaekspres.com – Puluhan massa yang menamakan dirinya Aliansi Gerakan Perjuangan Nias (Gapernas), melakukan aksi demo di depan Restaurant Raja Koki, Senin (04/12) pagi. Dengan membawa spantuk bertuliskan tuntutan, massa Gapernas mendatangi Restaurant Raja Koki yang teletak di Jalan Sirao, Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli.

Dalam orasinya, massa menuntut agar restoran yang belum genap setahun beroperasi tersebut segera ditutup. Karena diduga tidak mengantongi sejumlah izin resmi, seperti SIUP, SITU, bahkan IMB.

Selain itu, massa juga menduga, bahwa pemilik restoran, Sugianto Kosasih, belum mendaftarkan seluruh karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli.

Ditemui wartaekspres.com, Pimpinan Aksi, Edward Lahagu, mengatakan, bahwa aksi demo yang mereka lakukan berdasarkan dugaan persoalan IMB, BPJS Ketenagakerjaan, serta ketertiban dan ketenteraman umum.

“Kami menuntut agar Pemko Gunungsitoli bertindak tegas terhadap Restaurant Raja Koki. Dimana kami menduga, bahwa Restaurant Raja Koki tidak mengantongi sejumlah izin resmi,” ujarnya singkat.

Usai melakukan aksi di depan Restoran Raja Koki, kemudian massa melanjutkan aksinya di depan Kantor Walikota Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kecamatan Gunungsitoli.

Sementara menurut pantauan wartaekspres.com di lokasi, aksi massa Gapernas itu mendapat pengawalan ketat dari personil Kepolisian Polres Nias dan Satpol-PP Gunungsitoli. (Van)

banner-we_728x90.jpg