Anggota Pansus Aset Curigai Pembalikan Aset Ke Tangan Pribadi

25

LAMPUNG TENGAH – wartaekspres.com – Adanya temuan hilangnya beberapa titik aset pemerintah daerah yang hilang, anggota Pansus Aset DPRD Lampung Tengah (Lamteng) curigai adanya pembalikan aset daerah ke tangan milik pribadi.

Anggota Pansus Aset, Muhammad Nasir, SE mengatakan, bahwa sudah 2 SKPD dan 8 UPD yang kita panggil untuk dilakukan hearing. “Menurut keterangan dari 2 SKPD ternyata benar, bahwa keseluruhan aset kita ini belum tertata dengan baik,” ujarnya.

Menurut pendataan yang dilakukan anggota Pansus Aset DPRD Lamteng menemukan adanya beberapa titik aset yang tidak sesusai dengan keadaan yang ada, contohnya di salah satu titik Pasar Bandar Jaya yang merupakan aset pemerintah lebih tepatnya di belakang Pasar Bandar Jaya yang saat ini sudah atas nama perorangan atau hak milik peribadi.

Ke depannya kita akan melakukan langkah-langkah proscek titk per titik, yang bergerak maupun yang tidak bergerak, karena dari hasil hearing kita dengan 2 SKPD kemarin, kita menemukan barang-barang yang tidak jelas, seperti kendaraan, tanah, sawah, sertifikat yang masih atas nama perorangan, yang seharusnya itu tidak boleh karena itu adalah aset pemerintah bukan milik pribadi,” ujarnya pada media, Selasa (14/11/17).

Dengan total keseluruhan Aset Lamteng saat ini per 31 Desember 2017 senilai 36 triliun rupiah, dan kita akan terus telusuri proses bagimana mereka bisa memperoleh aset pemerintah ini.

“Jadi, kami meminta kepada seluruh SKPD dan Eksekutif maupun Legislatif untuk berkerjasama dan berkorporatif dengan kami, karena kami DPRD Lamteng juga adalah penyelenggara pembangunan di Lamteng dan ini semua juga demi Lamteng yang lebih baik,” tutup Nasir. (Iswan)

banner-we_728x90.jpg